Retna Anggitaningsih*
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achamd Siddiq Jember
DOI: https://doi.org/10.19184/bisma.v19i3.53688
ABSTRACT
This study aims to analyze both the simultaneous and partial effects of implementing the Governance, Risk, and Compliance (GRC) framework on the financial performance of Islamic Commercial Banks (BUS) in Indonesia during the period 2016–2020. The research employs a quantitative approach using panel data regression analysis with the Random Effect Model (REM). The sample was selected through purposive sampling, involving eight BUS with a total of 40 observations. The test results indicate that, simultaneously, GRC has no significant effect on the financial performance of BUS. Partially, only the Risk variable shows a significant negative influence on financial performance, while the Governance and Compliance variables do not exhibit any significant effect. The Adjusted R-Squared value of 29% suggests that GRC variables explain only a small portion of the variation in BUS financial performance, with the remaining 71% influenced by other factors outside the model. These findings highlight the critical importance of effective risk management in maintaining the financial soundness of Islamic banks and underscore the need for a more integrated GRC implementation to enhance sustainable financial performance.
Keywords: Sharia Commercial Bank, compliance, governance, financial performance, risk
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh simultan dan parsial dari penerapan konsep Governance, Risk, and Compliance (GRC) terhadap kinerja keuangan Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia selama periode 2016–2020. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis regresi data panel dan model Random Effect Model (REM). Sampel penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling, melibatkan delapan BUS dengan total 40 observasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa secara simultan GRC tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan BUS. Secara parsial, hanya variabel Risk yang menunjukkan pengaruh signifikan negatif terhadap kinerja keuangan, sedangkan variabel Governance dan Compliance tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Nilai Adjusted R-Squared sebesar 29% mengindikasikan bahwa variabel GRC hanya menjelaskan sebagian kecil variasi kinerja keuangan BUS, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menekankan pentingnya manajemen risiko yang efektif dalam menjaga kesehatan finansial BUS, serta mendorong integrasi GRC yang lebih substansial untuk meningkatkan kinerja keuangan yang berkelanjutan.
Keywords: Bank Umum Syariah, compliance, governance, kinerja keuangan, risk
Published
30-11-2025
Issue
Vol. 19 No. 3 (2025) Bisma: Jurnal Bisnis dan Manajemen
Pages
203-213
License
Copyright (c) 2025 Bisma: Jurnal Bisnis dan Manajemen